Rabu, 04 Desember 2013

Bab Pendahuluan

BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang

Persaingan bisnis pada masa sekarang ini sangatlah ketat, kita harus pintar-pintar memutar otak untuk mendapatkan keuntungan lebih. Jika sampai saat ini kita masih berbisnis dengan cara konvensional saja, tentu kita akan tertinggal oleh jutaan pesaing di luar sana. Saat ini kita sudah bisa menggunakan teknologi untuk menunjang kegiatan bisnis kita, yaitu dengan memanfaatkan penggunaan internet. Dalam dunia bisnis kegiatan ini sering disebut dengan E-Commerce. Melalui E-Commerce kita dapat menjangkau pasar lebih luas, dapat menekan harga harga seminimal mungkin karena tidak perlu mengeluarkan biaya sewa, dan penghematan waktu.
Oleh karena itu, E-Commerce dibuat untuk membantu kegiatan bisnis agar dapat berjalan dengan optimal.

1.2  Ruang Lingkup

Untuk penulisan ilmiah ini, pembatasan masalah pada pembuatan website toko online yang terdapat ketersediaan produk dan detail produk. pembeli diharuskan untuk log in terlebih dahulu jika ingin melakukan transaksi pembelian.

1.3  Tujuan Penulisan

Tujuan dari pembuatan E-Commerce adalah untuk membantu pelaku bisnis dalam melakukan promosi, pemesanan dan pembelian barang.

1.4  Metode Penelitian

1.    Pembuatan Logika Pemrograman
Logika program dibuat dengan menggunakan flowchart.
2.    Perancangan Database
Pembuatan tabel untuk memasukkan data yang masuk saat log in.
3.    Pembuatan Rancangan Aplikasi
Rancangan dibuat berdasarkan struktur navigasi.
4.    Pembuatan Naskah Program
Program dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan MYSQL sebagai database.
5.    Uji Coba Aplikasi
Proses percobaan aplikasi agar nantinya tidak terdapat kesalahan pada saat penggunaan.

1.5  Sistematika Penulisan

Pembahasan dalam penulisan ilmiah ini terdiri dari 4 bab. Gambaran umum dari masing-masing bab akan dijelaskan dibawah ini :

BAB I : Pendahuluan
Bab ini berisi mengenai permasalah yang akan dibahas, diantaranya : latar belakang, ruang lingkup, tujuan penulisan, metode penelitian dan sistematika penulisan.

BAB II : Tinjauan Pustaka
Pada bab ini pengertian E-Commerce, pentingnya kegunaan E-Commerce, kelebihan dan keterbatasannya.

BAB III : Analisis dan Pembahasan
Menjelaskan bagaimana tahapan-tahapan pembuatannya dari pembuatan logika, rancangan database dan aplikasi, pembuatan naskah program hingga pada proses upload.

BAB IV : Penutup

Berisi kesimpulan pembuatan E-Commerce, dan tempat untuk memberikan saran yang diperlukan dalam penyempurnaan aplikasi.

Selasa, 03 Desember 2013

Kerangka Tulisan Ilmiah

Judul
"Teknologi dalam Berbisnis (E-Commerce)"
Lembar Pengesahan
Abstrak
Kata Pengantar
Daftar Isi
Daftar Tabel
Daftar Gambar
Daftar Lampiran
BAB I Pendahuluan
1.1 Latar Belakang
1.2 Batasan Masalah
1.3 Tujuan Penulisan
1.4 Metode Penelitian
1.5 Sistematika Penulisan
BAB II Tinjauan Pustaka
2.1 Definisi
2.2 Pentingnya Perusahaan Maupun Pribadi Menggunakan E-Commerce
2.3 Kelebihan Menggunakan E-Commerce
2.4 Keterbatasan E-Commerce
BAB III Analisis dan Pembahasan
3.1 Pembuatan Logika Pemrograman
3.2 Pembuatan Rancangan Database
3.3 Pembuatan Rancangan Aplikasi
3.4 Pembuatan Naskah Program
3.5 Perancangan Input/Output
BAB IV Penutup
4.1 Kesimpulan
4.2 Saran
Daftar Pustaka

Lampiran

Borobudur

Candi Borobudur adalah salah satu candi Buddha terbesar yang pernah ada, terletak di Magelang, Jawa Tengah. Candi ini sempat masuk kedalam 7 Keajaiban Dunia sebagai warisan peninggalan dunia. Didirikan sekitar 800 SM oleh Raja Samaratungga yang merupakan seorang raja dari kerajaan Mataram Kuno. Pertama kali keberadaan Candi Borobudur ditemukan oleh Thomas Stanford Rafles pada masa penjajahan.

Menurut seorang sejarawan, Candi Borobudur adalah salah satu tempat untuk berdoa bagi para penganut Buddha. Tidak heran jika sampai saat ini, Candi Borobudur masih digunakan sebagai tempat sembahyang bagi para penganut Buddha dari berbagai negara pada saat hari-hari besar keagamaan, seperti hari raya Waisak.

Tiap lantai pada Candi Borobudur mempunyai tema yang berbeda-beda, karena pada setiap tingkatan tersebut melambangkan tahapan kehidupan manusia. Hal ini sesuai dengan ajaran Buddha Mahayana, bahwa setiap orang yang ingin mencapai kesempurnaan sebagai seorang Buddha harus melalui tiap tahap kehidupan. Pada setiap lantai di Candi Borobudur  terdapat relief-relief yang jika kita baca dengan runtut, maka akan membawa kita untuk mengitari candi searah dengan jarum jam.

Senin, 11 November 2013

Indonesia

Indonesia adalah sebuah negara agraris yang terletak di kawasan Asia Tenggara. Indonesia terdiri dari beribu pulau yang memiliki beragam keindahan alam di karenakan letak Indonesia yang di lalui oleh garis khatulistiwa. Karena itu pula Indonesia termasuk negara tropis yang memiliki 4 musim. Oleh karena itu, tidak heran jika Indonesia di anugerahi kekayaan alam yang berlimpah. Dari perairan yang memiliki beraneka ragam jenis ikan, tanah yang subur untung bercocok tanam, kekayaan minyak bumi dan gas, serta keindahan alamnya yang dapat di manfaatkan untuk segi pariwisata. Sebagai masyarakat Indonesia harusnya kita dapat memanfaatkan kekayaan yang dimiliki oleh Indonesia sebagai bekal untuk menjadikan negara Indonesia sebagai negara terkaya di dunia. Tetapi pada kenyataannya, karena luas wilayah Indonesia yang terlalu luas, banyak sekali faktor yang menyebabkan Indonesia masih berada dalam kategori negara berkembang. Pemerintah Indonesia kurang mampu mengontrol setiap daerah yang ada di Indonesia sehingga beberapa daerah juga masih berada dalam keadaan tertinggal.

Jika kita ingin menjadi negara yang besar, kita harus mampu bekerjasama dan bergotong royong untuk bersama-sama membangun Indonesia yang lebih baik lagi.

EYD (Ejaan Yang Disempurnakan)

EYD adalah tata bahasa dalam Bahasa Indonesia yang mengatur penggunaan bahasa Indonesia dalam tulisan, mulai dari pemakaian dan penulisan huruf capital dan huruf miring, serta unsur serapan. EYD sangat dibutuhkan dalam menyelesaikan karya tulis, karena dalam karya tulis memerlukan tata bahasa dan penulisan yang mendetail.

Penggunaan EYD yang benar pada penulisan huruf dan kata
1. Penggunaan Huruf Kapital, biasanya digunakan pada awal sebuah kalimat, Huruf pertama pada nama negara, jabatan.
2. Penulisan Huruf Miring, digunakan pada penulisan nama buku, penegasan kata, atau penulisan bahasa asing, penulisan kata-kata ilmiah.
3. Penulisan Kata Turunan, digunakan pada gabungan kata awalan akhiran dan gabungan kata kombinasi.   

4. Penulisan Gabungan Kata, digunakan pada kata sambungan khusus, penulisan gabungan kata serangkai.

Selasa, 15 Oktober 2013

Tanda Baca

Adalah tanda-tanda yang digunakan dalam penulisan yang baik dalam Bahasa Indonesia. Fungsi dari tanda baca sangat penting, karena dengan menggunakan tanda baca, kita menjadi paham apa yang di maksudkan dalam kalimat tersebut. Jika salah menempatkan tanda baca, akibatnya kita akan salah dalam mengartikan maksud dalam sebuah kalimat.
Di bawah ini terdapat beberapa macam tanda baca yang biasa kita gunakan :

1. Tanda Titik (.)
Tanda ini biasanya digunakan pada akhir dari sebuah kalimat. Biasa di gunakan juga untuk menyingkat suatu kata yang umum dan sering diletakkan sesudah nama gelar atau suatu jabatan.
2. Tanda Koma (,)
Untuk memberikan jeda sebentar pada sebuah kalimat. Dan untuk memisahkan anak kalimat dari induk kalimat.
3. Tanda Seru (!)
Biasanya digunakan untuk menyatakan bahwa kita bersungguh-sungguh, suatu perintah atau dalam keadaan emosi.
4. Tanda Titik Koma (;)
Memisahkan kalimat yang setara dalam suatu kalimat sebagai pengganti dari kata penghubung.
5. Tanda Titik Dua (:)
Digunakan pada kata atau ungkapan yang memerlukan suatu penjelasan.
6. Tanda Hubung (-)
Berfungsi sebagai penghubung kata dalam pergantian baris, menyambung kata ulang.
7. Tanda Tanya (?)
Biasanya tanda ini diletakkan pada akhir kalimat pertanyaan.
8. Tanda Petik (“ “)
Digunakan untuk mengapit suatu kalimat percakapan, mengapit judul syair atau karangan, dan untuk mengapit istilah yang tidak dikenal.

Kamis, 10 Oktober 2013

Ragam Bahasa

Ragam bahasa adalah macam-macam bahasa atau variasi bahasa disesuaikan dengan tempat pemakaiannya. Adanya berbagai variasi bahasa terjadi karena masyarakat terus berkembang mengikuti zaman.
Untuk memakai bahasa, harus dibedakan sesuai kondisi dan situasi. Dalam keadaan formal, misal dalam lingkungan sekolah atau kantor, kita harus menggunakan bahasa formal. Begitu pun dalam bahasa sehari-hari, jarang sekali kita menemukan orang yang berkomunikasi sehari-hari dengan bahasa formal.

Maka dari itu kita harus bisa menyesuaikan ragam bahasa yang ada sesuai dengan tuntutan yang baik dan benar.